Berkah Cuan Pelapak Online Rayakan 17-an

Jakarta, apk-mostbet-az Indonesia

Momentum

HUT ke-81 RI

membawa berkah cuan bagi

penjual online

, baik melalui pembelian individu maupun pesanan dalam jumlah besar untuk perayaan 17-an.

Salah satunya Marhadi Official, toko yang menjual sandal berbahan kulit dengan beragam pilihan warna dan desain.

Bagi Horen, pemilik Marhadi Official, momentum kemerdekaan bukan hanya soal perayaan. Momen 17 Agustus juga ikut membawa angin segar bagi penjualan produk lokal yang Horen pasarkan melalui marketplace.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Jelang 17-an ada peningkatan. Dari tahun ke tahun tuh selalu ada peningkatan. Mungkin dari

spirit independence

itu tadi ya, ada semangat untuk pakai produk lokal, beli barang baru, terus juga diskon dari

brand

maupun

marketplace

,” ujar Horen saat ditemui apk-mostbet-az Indonesia.com, Kamis (13/8) lalu.

Marhadi Official merupakan jenama lokal yang fokus memproduksi sandal berbahan kulit, baik asli maupun buatan.

Brand

yang berjualan secara daring sekitar lima tahun itu turut merasakan peningkatan transaksi menjelang perayaan HUT ke-81 RI.

Horen menjelaskan penjualan pada periode tersebut bahkan bisa meningkat sekitar 30-50 persen dibandingkan hari biasa.

Mostly

secara GMV bisa 30 sampai 50 persen dari hari-hari biasa. Jadi memang salah satu momen yang kita tunggu juga, terutama sebagai

local brand

,” katanya.

Pada hari biasa, sekitar 150 pasang sandal terjual. Namun ketika permintaan meningkat menjelang momentum 17 Agustus, jumlah tersebut dapat mencapai sekitar 250 pasang.

“Kalau di hari-hari biasa mungkin sekitar 150 pasang. Jadi bisa naik jadi 250, kurang lebih,” ujar Horen.

Tak seluruh pembelian datang dari konsumen perorangan. Horen menyebut ada pula pelanggan yang membeli dalam jumlah besar untuk kebutuhan acara kantor, termasuk sebagai bagian dari seragam atau hadiah.

“Biasanya tetap kita ritel tapi tidak menutup kemungkinan kadang ada untuk

dress code

kantor. Terus mungkin ada yang perlu warna-warna khusus karena di kantor ada acara, jadi dia beli

bulk

,” tuturnya.

Momen 17 Agustus juga dimanfaatkan Marhadi Official untuk menggelar promosi. Bersama Shopee, brand tersebut menawarkan potongan harga hingga 81 persen serta produk dengan harga mulai Rp17 ribu.

Promo itu menjadi salah satu strategi untuk menangkap peningkatan minat belanja masyarakat selama periode perayaan kemerdekaan.

Horen mengatakan produk sandal Marhadi Official sendiri dibanderol mulai Rp150 ribu hingga Rp300 ribu, tergantung jenis dan material yang digunakan.

“Kita ada yang

genuine leather

, tapi kita juga pakai

artificial leather

,” kata Horen.

Marhadi Official menyasar konsumen berusia 25-34 tahun, terutama generasi Z dan milenial. Dengan begitu, Horen ingin mengubah pandangan bahwa sandal hanya menjadi pilihan kedua setelah sepatu.

“Kita ingin meng-

elevate

sandal itu sendiri, biar setidaknya bisa sejajar dengan sepatu,” ujar Horen.

Hadiah Lomba 17-an

Fenomena serupa juga dirasakan Raka, salah satu penjual

marketplace

yang mengelola toko serba ada di Malang.

Berbeda dengan Marhadi yang fokus pada sandal, toko Raka menjual beragam kebutuhan mulai dari peralatan rumah tangga, perlengkapan sekolah hingga alat tulis kantor.

Sebagian produknya kerap dibeli masyarakat untuk dijadikan hadiah dalam berbagai lomba 17 Agustus.

“Barang yang paling laku biasanya tumbler, mug, payung kecil, handuk, terus ada juga alat tulis buat hadiah anak-anak. Kalau untuk ibu-ibu atau bapak-bapak biasanya barang rumah tangga kecil,” ujar Raka.

Pesanan untuk kebutuhan lomba 17-an datang dalam jumlah beragam. Konsumen perorangan biasanya membeli sekitar 20-30 buah, sedangkan pesanan dari lingkungan RT atau RW bisa mencapai 50-100 buah dalam sekali transaksi.

“Ada juga yang lebih dari itu kalau memang lombanya banyak,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, Raka bahkan mulai menambah persediaan sejak Juni-Juli.

“Kita memang menyiapkan stok khusus dari sebelum Agustus. Biasanya mulai Juni-Juli sudah mulai nambah stok barang yang sekiranya banyak dicari,” ujar Raka.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi barang habis ketika permintaan mulai meningkat. Terlebih, stok dari pemasok juga berpotensi menipis ketika memasuki periode puncak permintaan.

Tahun ini, Raka melihat permintaan datang lebih cepat dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kalau dibanding tahun lalu, tahun ini menurut saya lebih ramai. Belum bisa dibilang naik jauh banget, tapi order masuknya lebih cepat,” ujarnya.

Jika tahun lalu permintaan biasanya baru meningkat pada awal Agustus, tahun ini pelanggan sudah mulai bertanya dan melakukan pemesanan sejak akhir Juli.

Dari sisi omzet, penjualan tokonya hingga kini meningkat sekitar 30 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Untuk menarik lebih banyak pembeli, Raka juga menyiapkan sejumlah promo. Di toko

offline

, ia memberikan diskon hingga 35 persen serta potongan Rp17 ribu dengan minimum transaksi Rp200 ribu.

(lau/sfr)

Baca lagi: 7 Makanan Khas 17 Agustus untuk Rayakan HUT RI Lebih Meriah

Baca lagi: Menhan AS ‘Dirujak’ Senator soal Kondisi Buruk Kapal USS Lincoln

Baca lagi: Menhan AS ‘Dirujak’ Senator soal Kondisi Buruk Kapal USS Lincoln

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: